Sifat-sifat Terpuji
1.
Husnudzhon kepada Allah
Yaitu
berbaik sangka atas semua ketentuan yang telah digariskan Allah SWT kepada
hambanya.
2.
Gigih
Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa kata gigih berasal dari bahasa
Minangkabau yang artinya berkeras hati, tabah, dan rajin. Sifat gigih hendaknya
diterapkan dalam hal-hal yang baik dan diridhoi Allah SWT. Sifat gigih
hendaknya diterapkan dalam persoalan berikut :
a.
Menuntut ilmu pemgetahuan
b.
Bekerja mencari rejeki yang halal
3.
Berinisiatif
Kata berinisiatif berasal dari
bahasa Belanda yag berarti prakarsa dan langkah pertama. Salah seorang sahabat
Nabi Muhammad SAW yang termasuk inisiator cemerlang dalam strategi peperangan
adalah Salman Al-Farisi.
4.
Rela berkorban dan Ikhlas
Dalam
mempertahankan dan berusaha mewujudkan cita-cita hidup tentu membutuhkan
perjuangan, sedangkan setiap perjuangan tentu memerlukan pengorbanan baik
waktu, tenaga, pikiran, harta benda dan bahkan jiwa raga. Perjuangan dan
pengorban yang dilandasi dengan niat ikhlas untuk memperoleh rida dan rahmatnya
tentu akan mengubah nasib kearah yang lebih baik.
5.
Raja’
Raja’ adalah sikap mengharap rida,
rahmat dan pertolongan Allah SWT serta yakin bahwa hal yang kita inginkan dapat
diraih.
6.
Optimis
Yaitu
pengharapan kita pada pertolongan dan rahmat Allah SWT. Sikap ini akan
memberikan semangat untuk terus maju menyongsong masa depan dengan keyakinan
bahwa segala sesuatu yamg diharapkan akan tercapai dengan disertai usaha yang
maksimal.
7.
Dinamis
Yaitu
sikap untuk terus berkembang, berpikiran cerdas, penuh kreasi dan rajin
beradaptasi dengan lingkungan. Orang yang bersikap dinamis tidak akan merasa
puas dengan prestasi-prestasi yang diperoleh tetapi akan berusaha terus-menerus
untuk meningkatkan kualitas diri.
8.
Adil
Dalam
Kamus Bahasa Indonesia, kata adil berasal dari bahasa Arab yang berarti tidak
berat sebelah, jujur, tidak berpihak, atau proporsional. Pengertian adil
menurut istilah ilmu akhlak dapat dikemukakan sebagai berikut :
·
Meletakkan sesuatu pada tempatnya
·
Menerima hak tanpa lebih dan memberikan
hak orang lain tanpa kurang
9.
Rida
Kata
rida berasal dari bahasa Arab yang artinya rela dan menerima dengan suci hati.
Menurut istilah rida berarti menerima dengan rasa senang apa yang diberikan
oleh Allah, baik berupa peraturan, hukum, ataupun qada atau ketentuan nasib.
10. Amal Saleh
Menurut pengertian kebahasaan amal
berarti perbuatan dan saleh berarti baik. Jadi amal saleh berarti perbuatan
baik. Menurut istilah dalam pengertian yang khusus amal saleh atau perbuatan
yang baik ialah setiap hal yang mengajak dan membawa kwtaatan terhadap Allah
SWT, atau setiap perbuatan yang mengantar pada ketaatan terhadap Allah SWT,
baik perbuatan lahir maupun batin. Syarat sahnya amal saleh adalah :
a. Dikerjakan
dengan niat ikhlas karena Allah SWT semata
b. Amal
saleh hendaknya dilakukan secara sah, sesuai dengan petunjuk syara’ (al-qur’an
dan hadits)
c. Dilakukan
dengan mengetahui ilmunya
11. Saja’ah
Berani
menyampaikan pendapat, bertindak, menegakkan keadilan dan menumpas kebatilan.
12. Istiqamah
Yaitu
berdiri lurus pada jalan yang benar / islam, sedikitpun tidak condong pada
ajaran yang sesat, dalam setiap situasi dan kondisi.
13. Tawakal
Menurut
istilah bahasa, tawakal pada Allah berarti berserah diri pada Allah atau
menggantungkan diri pada Allah. Sedangkan menurut ajaran islam, tawakal pada
Allah berarti berserah diri pada qada dan qadar Allah, setelah
berusaha(berikhtiar) sekuat mungkin sesuai dengan kewajiban sebagai manusia.
14. Tawadhu
Menurut
bahasa, kata tawadhu berasal dari bahasa Arab yang berarti rendah hati.
Sedangkan menurut istilah, tawadhu berarti sikap rendah hati atau sikap tidak
menonjolkan diri atau tidak menyombongkan diri.
15. Taat
Menurut
bahasa, kata taat berasal dari bahasa Arab yaitu dari kata tha’at yang artinya tunduk atau patuh. Menurut istilah tha’at berarti menjalankan segala apa
yang diperintahkan, dan menjauhi segala apa yang dilarang.
16. Qana’ah
Kata
qana’ah berasal dari bahasa arab, artinya mersa cukup. Makna secara bahasa ini
maksudnya merasa cukup dengan apa yang kita dapatkan atau Allah berikan kepada
kita, atau dengan kata lain rela dengan apa yang diberikan oleh Allah SWT.
17. Sabar
Kata
sabar berasal dari bahasa Arab yaitu kata Shabara,
artinya menahan diri atau mengekang. Sabar adalah menahan diri dari
berputus asa, meredam amarah jiwa, mencegah lisan untuk mengeluh, serta menahan
anggota badan dari berbuat kemungkaran. Dalam pengertian lain dikatakan bahwa
sabar juga dapat diartikan sebagai sikap tabah hati baik dalam mendapatkan
sesuatu yang tidak disenangi atau kehilangan sesuatu yang disenangi.
18. Ikhlas
Ikhlas
adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan yang ditunjukan untuk
Allah semata. Imam Ali ra juga berkata, “orang yang ikhlas adalah orang yang
memusatkan pikirannya agar setiap amal diterima oleh Allah SWT.”
19. Syukur
Syukur
adalah menerima apapun secara ikhlas yang diberikan oleh Allah, kemudian
menggunakan dan mengelola nikmat yang ada secara baik. 3 cara bersyukur kepada
Allah. Pertama, bersyukur denga hati nurani. Kata hati alias nurani selalu
benar dan jujur. Orang yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak
akan pernah menginkari banyaknya nikmat Allah. Kedua, bersyukur dengan ucapan.
Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata ungkapan yang paling baik untuk
menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Ketiga, bersyukur dengan
perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah
kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif.