1. 1.
PENDAHULUAN
Membaca merupakan
kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan didalam kehidupan sehari-hari, baik
dilingkungan sekolah, perguruan tinggi
maupun dilingkungan sosial lainnya. Setiap kita pergi kemanapun pasti selalu
ada tulisan-tulisan atau kalimat yang ditampilkan disetiap benda, baik itu
berupa iklan atau informasi. Bagaimana jadinya jika kita tidak bisa membaca?
Tentu hal tersebut sangat menyusahkan bahkan akan sangat berpengaruh terhadap
kehidupan kita selanjutnya. Dilingkungan pendidikan membaca merupakan suatu
keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh siswa. Keterampilan membaca juga
dijadikan syarat untuk bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Jika seorang
anak kelas 1 SD tidak bisa membaca, tentu dia tidak akan dinaikan ke kelas 2, 3
dan selanjutnya. Kemampuan membaca seseorang harus terus berkembang sesuai
dengan usia, tingkat kedewasaan dan juga pendidikannya. Sebagai seorang
mahasiswa, membaca tidak hanya mengetahui apa yang disampaikan seseorang
melalui tulisannya, tetapi juga harus diiringi dengan pemahaman yang baik,
sehingga bisa mendapatkan ilmu dan manfaat dari apa yang disampaikan.
Membaca merupakan
perintah pertama Allah SWT Kepada nabi Muhammad SAW. Hal itu tertulis dalam
firmannya pada Q.S Al-Alaq : 1-5. Dalam hal ini Allah SWT tidak hanya
memerintahkan untuk membaca saja, tetapi lebih kepada mempelajari apa-apa yang
tidak atau belum diketahui. Dari perintah tersebut menunjukan bahwa betapa
pentingnya membaca dan mempelajari ilmu pengetahuan. Karena dengan membaca,
segala sesuatu yang tersembunyi bisa ditemukan. Bahkan seorang ilmuwan pun
tidak akan pernah menemukan sebuah teori atau penemuan jika tidak diawali
dengan membaca. Walaupun tidak membaca dalam bentuk buku atau tulisan, tetapi
mereka membaca melalui peristiwa yang terjadi di alam sekitar.
Membaca adalah kegiatan
yang sangat penting dan bermanfaat. Walaupun demikian, tidak banyak orang yang
senang terhadap membaca, apalagi membaca buku tebal yang berisi tentang ilmu
pengetahuan. Kebanyakan orang lebih senang membaca buku-buku atau novel fiksi yang sifatnya menghibur. Hal tersebut
tidak menjadi masalah, karena kesenangan orang terhadap sesuatu itu
berbeda-beda.
2.
PENGERTIAN MEMBACA
Didalam Kamus Bahasa Indonesia,
pengertian membaca adalah memahami arti tulisan. Menurut Hudgson dalam
bukunya Learning Language (1960:43-44) memberikan batasan bahwa “membaca adalah
suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh
pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/ bahasa
tulis”. Membaca juga tidak hanya bisa
menangkap pesan yang disampaikan, tetapi diiringi dengan mengambil makna dari
sebuah bacaan atau tulisan. Seperti yang dikemukakan oleh Goodman (1967:
127) mengatakan:
ketika
seseorang membaca bukan hanya sekedar
menuntut kemampuan mengambil dan memetik makna dari materi yang tercetak
melainkan juga menuntut kemampuan munyusun konteks yang tersedia guna membentuk
makna. Oleh karena itu membaca dapat kita definisikan sebagai kegiatan memetik
makna makna atau pengertian bukan hanya dari deretan kata yang tersurat saja
(reading the lines), bahkan juga makna yang terdapat dibalik deretan baris
tersebut (reading beyond the lines). Dalam kajian membaca jenis membaca semacam
ini digolongkan ke dalam membaca kritis serta membaca kreatif. Selain itu dalam
prosesnya kegiatan membaca ini juga tidak lagi pasif melainkan sebagai proses
yang aktif.
3.
MANFAAT MEMBACA
Seorang pelajar, diharuskan untuk lebih mandiri dalam
kegiatan belajarnya. Khususnya mahasiswa dituntut untuk lebih kritis dan
meningkatkan keseriusannya dalam menambah pengetahuan. Pada era globalisasi dan
informasi pada saat ini dalam mendapatkan pengetahuan sangat mudah karena
teknologi saat ini sudah canggih dan sangat mendukung. Selain dengan
memanfaatkan teknologi, bukupun bukan merupakan suatu media yang ketinggalan
zaman karena walaubagaimanapun buku merupakan gudang ilmu.
Di akhir masa studinya,
seorang mahasiswa akan di hadapkan dalam pembuatan karya ilmiah. Dalam
penulisan karya ilmiah, keterampilan berbahasa kita akan diuji. Tidak hanya
keterampilan menulis, keterampilan membaca dan menyimak pun dituntut untuk
lebih mahir. Dengan membaca, mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan baru yang
bisa ia jadikan sebagai acuan atau teori pendukung karya ilmiah yang telah dia
buat.
Pada saat ini zaman sudah
jauh maju dan berkembang. Oleh karena itu, membaca merupakan kegiatan yang sangat
penting untuk di lakukan agar kita tidak menjadi orang-orang yang terbelakang
dalam ilmu pengetahuan. Membaca tidak sulit untuk dilakukan selagi kita
memiliki keinginan untuk lebih meningkatkan kualitas diri. Hal itu bisa dimulai
dan di biasakan dari sekarang.
DAFTAR PUSTAKA
Tersedia:http://juprimalino.blogspot.com/2011/11/hakikat-dan-pengertian-membaca.html [19 Februari 2012]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar